PreviewSoal Acak Ujian Nasional Fisika SMA IPA 2016/2017. Mobil melaju pada sebuah tikungan jalan raya di posisi M seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Koefisien gesekan statik antara roda dan jalan 0,4 ( percepatan gravitasi 10m.s-2). Agar mobil tidak keluar jalur, kecepatan maksimum yang diperbolehkan adalah. SoalUN SMA 2017 Fisika Asli www defantri com. Defantri. Com. Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 37 Full PDFs related to this paper. GieGie. Nurul Shufa. 1. INDIKATOR SOAL NO.2 a. Siswa dapat menentukan jenis benda berdasarkan hasil penghitungan massa jenis melalui gambar pengukuran massa dan volum. 2. Contoh soal Seorang siswa ingin mengetahui jenis logam dengan pengukuran seperti gambar. Logam Massa jenis (kg/m3 Aluminium 2700 Besi 7900 Tembaga 8400 Perak 10500 Demikianfile soal Ujian Nasional (UN) tahun 2017 yang terdiri dari semua mata pelajaran untuk SMA / MA baik juruan IPA / MIPA yang terdiri dari matematika MIPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, Fisika serta SMA/ MA jurusan IPS yang terdiri dari Bahsa Indonesia, matematiak, Bahasa Inggris, Sosiologi, geografi dan ekonomi. semoga dapat Dibawahini adalah soal sekaligus pembahasan osn fisika sma provinsi 2017. Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Tahun 2017 tingkat provinsi telah dilaksanakan dimasing-masing provinsi pada tanggal 8 s.d 10 mei 2017. Pada kesempatan ini Tomata Likuang akan berbagi link download Pembahasan Olimpiade Sains Nasional Fisika SMA Tingkat Provinsi 2017. Latihansoal un sma ipa fisika 2017. Lihat soal UN Matematika SMA IPS 2017 di sini. Ujian Nasional Fisika SMA IPA 20162017. 1 Trafo menggunakan DC 2 Trafo dapat menaikan tegangan DC. Untuk memudahkan siswa dalam mempersiapkan UN saya share latihan soal berupa Bocoran soal UN Fisika 2020 format PDF. TN—–Lihat soal UN Bahasa Inggris 2017 di bdjlQ. June 08, 2018 Berikut ini adalah Soal Fisika UN SMA 2017 No. 1-10. Oh iya,selain soal dan kunci jawaban postingan ini juga dilengkapi dengan PEMBAHASAN. Untuk melihat pembahasan silahkan klik "LIHAT PEMBAHASAN". Fisika UN SMA 2017 No. 1 Hasil pengukuran dua buah pelat besi menggunakan jangka sorong, digambarkan sebagai berikut Selisih tebal kedua pelat tersebut adalah… A. 0,3 mm B. 0,6 mm C. 0,7 mm D. 0,8 mm E. 1,7 mm Kunci C Fisika UN SMA 2017 No. 2 Sebuah benda mula-mula di titik A0,0 kemudian bergerak selama 2 sekon ke titik B4,2. Selanjutnya bergerak lagi selama 3 sekon ke titik C8,6. Kecepatan rata-rata gerak benda adalah… A. 1 m/s B. 1,5 m/s C. 2 m/s D. 2√2 m/s E. 4,75 m/s Kunci C Fisika UN SMA 2017 No. 3 Sebuah mobil, awalnya bergerak lurus dengan kecepatan konstan 72 km/jam. Setelah 20 sekon kemudian, mobil dipercepat dengan percepatan 3 $m/s^2$ selama 10 sekon dan diperlambat dengan perlambatan 5 $m/s^2$ hingga mobil berhenti. Bentuk grafik kecepatan v terhadap waktu t perjalanan mobil tersebut adalah… Kunci B Fisika UN SMA 2017 No. 4 Perhatikan tabel data kecepatan dari tiga benda yang bergerak lurus berikut! Berdasarkan data kecepatan pada tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa benda yang dapat mengalami percepatan terbesar dalam selang waktu tertentu adalah… A. benda A untuk t = 2 s sampai t = 4 s B. benda B untuk t = 2 s sampai t = 4 s C. benda B untuk t = 4 s sampai t = 6 s D. benda C untuk t = 2 s sampai t = 4 s E. benda C untuk t = 4 s sampai t = 6 s Kunci A Fisika UN SMA 2017 No. 5 Perhatikan gambar! Jari-jari roda A = 30 cm, B = 40 cm, C = 25 cm, dan D = 50 cm. Roda B berputar dengan kecepatan anguler 50 rad/s, kecepatan anguler roda D adalah… A. 80 rad/s B. 60 rad/s C. 50 rad/s D. 40 rad/s E. 30 rad/s Kunci E Fisika UN SMA 2017 No. 6 Seorang pembalap mobil sedang elintasi tikungan miring dengan kemiringan θ dan jari-jari 12 m. Kecepatan maksimum mobil 6 m/s, maka nilai tan θ adalah… A. $\frac{2}{3}$ B. $\frac{5}{10}$ C. $\frac{3}{10}$ D. $\frac{2}{11}$ E. $\frac{1}{12}$ Kunci C Fisika UN SMA 2017 No. 7 Sebuah bola dilempar dengan sudut elevasi 30o menempuh lintasan parabola seperti terlihat pada gambar. Percepatan gravitasi 10 m/s2, maka perbandingan kecepatan di titik A, B, dan C adalah… A. √25 √28 √31 B. √25 √40 √45 C. √27 √28 √31 D. √28 √27 √31 E. √31 √28 √27 Kunci E Fisika UN SMA 2017 No. 8 Sebuah partikel bergerak ke atas memenuhi persamaan $y = 8t-t^2$ dengan y dan t masing-masing dalam satuan meter dan sekon. Kecepatan benda saat t = 2 sekon adalah … $ A. 2 B. 4 C. 8 D. 12 E. 16 Kunci B Fisika UN SMA 2017 No. 9 Sebuah balok bermassa 1 kg meluncur pada bidang miring kasar dari keadaan diam seperti gambar. Setelah menempuh jarak 3,75 m, kecepatan balok adalah 7,5 m/s. Jika nilai g = 10 $m/s^2$, koefisien gesekan kinetis 3/16 dan tan θ = 3/4, maka besar gaya tahan F agar balok berhenti tepat di kaki bidang miring adalah… A. 3,75 N B. 5,75 N C. 7,50 N D. 9,25 N E. 12,00 N Kunci E Fisika UN SMA 2017 No. 10 Balok A dan B dengan massa masing-masing adalah 8 kg dan 5 kg dihubungkan dengan tali melalui katrol seperti gambar. Koefisien gesekan statis dan kinetis antara lantai dengan balok adalah 0,5 dan 0,3. Balok C yang massanya 4 kg kemudian diletakkan di atas balok A, maka… A. tagangan tali sistem menjadi lebih kecil dari semula B. tegangan tali sistem menjadi dua kali semula C. sistem balok menjadi diam D. sistem balok bergerak dengan percepatan setengah kali semula E. sistem balok bergerak dengan percepatan dua kali semula Kunci C Baca juga Pembahasan Fisika UN SMA 2017 No. 11-20 Pembahasan Fisika UN SMA 2017 No. 21-30 Pembahasan Fisika UN SMA 2017 No. 31-40 Calon Guru berbagi file Kumpulan Soal Ujian Nasional UN Untuk SMA. Soal Ujian Nasional untuk beberapa waktu kedepan akan semakin sulit diperoleh untuk itu soal-soal yang sudah lewat sebaiknya diamankan terlebih dahulu. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK salah satu penyebab akan semakin sulitnya diperoleh soal-soal Ujian Nasional. Jika pelaksanaan UN masih seperti biasa Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil maka setidaknya jika UN selesai dilaksanakan maka di sekolah ada tinggal soal UN yang sudah dilaksanakan. Soal ini masih dapat digunakan sebagai latihan sebelum melaksanakan UN pada tahun-tahun berikutnya, tetapi jika pelaksanaan UN berbasis komputer maka soal tidak lagi tinggal di sekolah. Untuk menghadapi UN dan USBN tahun pelajaran Berikutnya mendatang perlu dilakukan persiapan matang. Bagi siswa dan guru perlu bersinergi untuk mengoptimalkan kemampuan belajar sehingga soal apapun yang dihadapi nanti bisa dikerjakan dengan maksimal. Soal ujian nasional mengacu pada kisi-kisi dan kalau dicermati dari tahun ke tahun kisi-kisi isinya hampir sama. Sehingga sangatlah tepat bahan belajar untuk latihan soal yang bisa digunakan menghadapi UN dan USBN adalah soal UN sebelumnya. Tentunya tetap memperhatikan kisi-kisi untuk dilakukan penyesuaian perubahan yang terjadi. Berikut ini kami sajikan Link Download Soal UN Fisika SMA Tahun 2017 - 2020 yang bisa dijadikan sumber belajar menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2021/2022. Soal ini berasal dari naskah ujian nasional berbasis kertas dan pensil UNKP yang kontennya bersumber dari kisi-kisi yang ditetapkan BSNP sehingga bisa juga dipakai untuk belajar menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK. Link Download Soal UN Fisika SMA Tahun 2016 - 2020 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2020 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2019 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2018 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2017 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2016 Download Soal Ujian Nasional UN Fisika SMA Tahun 2015 Demikianlah informasi tentang Link Download Soal UN Fisika SMA Tahun 2015 - 2020, semoga bermanfaat. Penelusuran yang terkait dengan Download Soal UN Fisika SMA download soal un fisika sma 2019 download soal un fisika sma 2018 soal un fisika sma dan pembahasannya soal un fisika sma dan pembahasannya pdf download soal un fisika sma 2016 soal un fisika sma tentang pengukuran dan pembahasan download soal un fisika sma 2017 download kumpulan soal fisika sma Lompat baca ke bagian berikut 1 Soal UN Fisika 2017 no. 222 Soal UN Fisika 2017 no. 233 Soal UN Fisika 2017 no. 244 Soal UN Fisika 2017 no. 255 Soal UN Fisika 2017 no. 266 Soal UN Fisika 2017 no. 277 Soal UN Fisika 2017 no. 288 Soal UN Fisika 2017 no. 299 Soal UN Fisika 2017 no. 3010 Soal UN Fisika 2017 no. 31 Sejumlah gas ideal, dengan volume V dan suhu T ditempatkan dalam tabung tertutup. Tekanan gas mula-mula P N/m2. Jika tekanan gas diubah menjadi 2P, maka … A. Volume gas akan menjadi 2V pada suhu tetap B. Volume gas akan menjadi ½V pada suhu tetap C. Suhu gas akan menjadi ½T pada volume tetap D. Suhu gas akan menjadi 2T dan volume menjadi 2V E. Volume gas menjadi ½V dan suhu gas menjadi 4T Pembahasan Persamaan Keadaan untuk gas ideal adalah pV = nRT Mula-mula tekanan gas ideal adalah P, volumenya V dan suhunya T sehingga persamaan keadaannya pada kondisi ini persis sama dengan persamaan di atas, yaitu PV = nRT Sekarang jika tekanan dinaikkan menjadi 2P, maka Pilihan A pasti salah sebab jika suhu tetap maka persamaan akan menjadi 4PV = nRT. Ini tidak boleh terjadi sebab sistem berada dalam keadaan tertutup dan persamaan keadaan PV = nRT pada keadaan sebelumnya selalu harus terpenuhi . Pilihan B benar sebab jika volume menjadi ½ V, maka untuk suhu tetap persamaan keadaan menjadi 2P1/2 V = nRT atau PV = nRT. Persamaan keadaan tetap sama dengan keadaan awalnya. Pilihan C pasti salah sebab jika suhu gas menjadi ½ T pada volume tetap maka persamaan keadaan tidak akan terpenuhi lagi yaitu 2PV = nR1/2 T atau 4PV = nRT. Persamaan terakhir ini tidak dengan persamaan keadaan awal. Dan seterusnya Anda bisa melihat opsi-opsi jawaban yang lain akan salah. Soal UN Fisika 2017 no. 23 Perhatikan gambar tiga batang logam A, B, dan C yang ditempelkan berikut ini. Batang-batang tersebut mempunyai panjang dan luas penampang yang sama. Pada sisi bagian A diberi suhu 90oC dan pada sisi bagian C diberi suhu 30oC. Konduktivitas bahan kA = 2 kB = kC, maka suhu pada persambungan TAB dan TBC adalah … Pembahasan Ketika ujung-ujung batang diberi temperatur yang berbeda seperti pada gambar di atas, maka kalor akan dirambatkan secara konduksi agar terjadi kesetimbangan temperatur di sepanjang batang. Kesetimbangan temperatur berarti temperatur sama di mana-mana pada batang. Secara umum, cepat rambat kalor laju kalor secara konduksi dinyatakan dengan persamaan $$\frac{Q}{t} = \frac{{kA\Delta T}}{d}$$ Dimana Q = kalor yang dirambatkan, k = konduktivitas kalor bahan, A = luas penampang batang, $\Delta T$ = perbedaan temperatur di ujung-ujung batang, t = selang waktu, dan d = panjang batang. Untuk batang logam A, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_A}}}{t} = \frac{{{k_A}{A_A}\Delta T}}{{{d_A}}} = \frac{{{k_A}{A_A}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_A}}}$$ Untuk batang logam B, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_B}}}{t} = \frac{{{k_B}{A_B}\Delta T}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}$$ Untuk batang logam C, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_C}}}{t} = \frac{{{k_C}{A_C}\Delta T}}{{{d_C}}} = \frac{{{k_C}{A_C}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}$$ Sekarang, karena keadaan setimbang temperatur sama di seluruh benda, maka laju kalor Q/t harus sama dimana-mana. Mari kita samakan QA/t dengan QB/t lebih dahulu sebagai berikut. $$\frac{{{k_A}{A_A}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_A}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}$$ Karena kA = 2kB, serta luas penampang dan panjang batang logam semuanya sama AA = AB dan dA = dB, maka persamaan di atas dapat dituliskan menjadi $$\frac{{2{k_B}{A_B}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}\ \Rightarrow \ \ 2\left {90 – {T_{AB}}} \right = {T_{AB}} – {T_{BC}}$$ Atau $$3{T_A} = 180 + {T_{BC}}\ \ ……..\ \ 1$$ Selanjutnya kita samakan pula QB/t dengan QC/t sebagai berikut. $$\frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_C}{A_C}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}$$ Karena 2kB = kC, serta luas penampang dan panjang batang logam semuanya sama AB = AC dan dB = dC, maka persamaan di atas dapat dituliskan menjadi $$\frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{2{k_B}{A_B}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}\ \ \Rightarrow \ \ {T_{AB}} – {T_{BC}} = 2\left {{T_{BC}} – 30} \right$$ Atau $${T_A} = 3{T_{BC}} – 60\ \ ……..\ \ 2$$ Substitusi persamaan 2 ke dalam persamaan 1 maka akan diperoleh TBC = 45oC selanjutnya dengan nilai TBC ini, kita dapat memperoleh bahwa TAB = 75oC. Soal UN Fisika 2017 no. 24 Air sebanyak 60 gram bersuhu 90o C kalor jenis air = 1 dicampur 40 gram air sejenis bersuhu 25oC. jika tidak ada faktor lain yang mempengaruhi proses ini, maka suhu akhir campuran adalah … Pembahasan Saat air yang bersuhu lebih tinggi dicampur dengan air yang bersuhu lebih rendah, maka air yang bersuhu tinggi akan memberikan sebagian energi kalornya kepada air yang bersuhu rendah. Akibatnya, air yang bersuhu lebih tinggi akan mengalami penurunan temperatur sedangkan air yang bersuhu lebih rendah akan mengalami kenaikan temperatur sehingga kedua suhu air tersebut sama besar, yakni terjadi kesetimbangan. Misalkan suhu akhir kedua air adalah Ta. Kalor yang diberikan oleh air yang bersuhu lebih tinggi $${Q_1} = {m_1}c \left {T – {T_a}} \right = \left {60\ {\rm{g}}} \right \left {1\ {\rm{kal}}\cdot {{\rm{g}}^{ – 1}}\cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}}} \right \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right = 60\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right$$ Kalor yang diterima oleh air yang bersuhu lebih rendah $${Q_2} = {m_2}c \left {{T_a} – T} \right = \left {40\ {\rm{g}}} \right \left {1\ {\rm{kal}} \cdot {{\rm{g}}^{ – 1}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}}} \right \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right = 40\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right$$ Menurut asas Black, Q1 = Q2 sehingga $$40\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right = 60\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}C \cdot \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right$$ $$60{T_a} + 40{T_a} = 5400 + 1000 = 6400$$ Atau ${T_a} = \frac{{6400}}{{100}} = 64{^o}C$ Soal UN Fisika 2017 no. 25 Logam A dan logam B mula-mula bersuhu tinggi yang besarnya sama. Logam A dibiarkan di atas meja dalam ruangan bersuhu 32oC, sedangkan logam B dimasukkan dimasukkan ke dalam air bersuhu 25oC. Grafik yang sesuai dengan kejadian penurunan suhu untuk mencapai titik seimbang adalah … Pembahasan Karena mula-mula kedua logam memiliki suhu yang sama, maka titik awal kurva temperatur kedua logam haruslah sama. Karena logam B dimasukkan ke dalam air yang temperaturnya lebih rendah dari pada temperatur ruangan dimana logam A ditempatkan, maka penurunan temperatur logam B haruslah lebih rendah dari pada logam A. Hal ini dipenuhi oleh gambar D. Soal UN Fisika 2017 no. 26 Hubungan antara energi kalor dan perubahan suhu suatu benda bermassa 2 kg ditunjukkan pada grafik berikut. Nilai kapasitas kalor benda adalah … Pembahasan Kapasitas kalor benda didefinisikan sebagai jumlah kalor yang dibutuhkan oleh benda untuk mengubah temperaturnya temperatur naik atau turun tiap satu satuan kenaikan atau penurunan temperatur. Dalam bentuk persamaan matematis dapat dituliskan $C = \frac{{\Delta Q}}{{\Delta T}}$ Dari gambar dapat ditentukan bahwa $C = \frac{{5000}}{{50}} = 100\ {\rm{J}} \cdot {,^o}{{\rm{C}}^{ – 1}}$ Soal UN Fisika 2017 no. 27 Kisi difraksi mempunyai 4000 goresan tiap cm. Pada kisi tersebut didatangkan cahaya monokromatik dan menghasilkan garis terang orde kedua. Apabila sudut deviasinya 30o maka panjang gelombang cahaya adalah … 1 Å = 10-10 m Pembahasan Karena kisi difraksi mempunyai 4000 goresan tiap cm, maka lebar tiap goresan tersebut adalah 1/4000 = 0,25 x 10-3 =2,5 x 10-4 cm. Persamaan difraksi $d\ sin \theta = m\lambda $ Dimana d = lebar tiap goresan, $\theta$ = sudut deviasi, m = bilangan orde 0, 1, 2, dst…, dan $\lambda $ = panjang gelombang cahaya. Untuk menentukan panjang gelombang cahaya, persamaan di atas dapat ditulis menjadi $\lambda = \frac{{d\ sin \theta }}{m}$ Dengan memasukkan nilai-nilai yang diberikan akan diperoleh $$\lambda = \frac{{\left {2,5 \times {{10}^{ – 4}}} \rightsin {{30}^o}}}{2} = 0,625 \times {10^{ – 4}}\ {\rm{cm = 6}}{\rm{,25}} \times {\rm{1}}{{\rm{0}}^{ – 7}}\ {\rm{m}}$$ Karena 1 angstrom Å = 10-10 m, maka lambda = 6,25 x 10-7 m = 6250 Å Soal UN Fisika 2017 no. 28 Suatu sumber bunyi mengirim bunyi dengan daya rata-rata 16 x 10-7 pi watt. Di titik P nilai taraf intensitasnya 30 dB, maka letak titik P dari sumber bunyi adalah … Io = 10-12 Pembahasan Taraf intensitas dinyatakan dengan persamaan $$TI\left {{\rm{dB}}} \right = \left {10\ {\rm{dB}}} \right \times log \left {\frac{I}{{{I_o}}}} \right$$ dengan TI = taraf intensitas dalam satuan dB, I = intensitas gelombang dalam satuan watt/m2, dan Io = intensitas standar yang nilainya 1,0 x 10-12 watt/m2. Intensitas I sendiri tidak lain merupakan jumlah energi per satuan waktu energi per satuan waktu = daya per satuan luas permukaan gelombang. Diketahui bahwa energi rata-rata per satuan waktu daya adalah 16 x 10-7 pi watt. Di titik P, luas permukaan gelombang yang berbentuk bola karena gelombang suara dirambatkan dalam bentuk permukaan bola adalah 4piR2, dimana R adalah letak titik P dari sumber bunyi. Jadi $$I = \frac{{16 \times {{10}^{ – 7}}\pi }}{{4\pi {R^2}}} = \frac{{4 \times {{10}^{ – 7}}}}{{{R^2}}}$$ Sehingga $$TI\ dB = 10\ dB \times log \left {\frac{{4 \times {{10}^{ – 7}}}}{{1,0 \times {{10}^{ – 12}}{R^2}}}} \right$$ Atau $$\frac{{TI\ dB}}{{10\ dB}} = log \frac{{\left {4 \times {{10}^{ – 7}}} \right}}{{\left {1,0 \times {{10}^{ – 12}}} \right{R^2}}}\ \ \Rightarrow \ \ \frac{{30\ dB}}{{10\ dB}} = log \frac{{4 \times {{10}^5}}}{{{R^2}}}$$ $$3 = log \left {4 \times {{10}^5}} \right – log {R^2} = 5,6 – 2log R$$ $$2log R = 5,6 – 3 = 2,6\ \ \Rightarrow\ \ log R = 1,3\ \ {\rm{atau R = 19}}{\rm{,95}}\ {\rm{m}}$$ Soal UN Fisika 2017 no. 29 Persamaan gelombang berjalan yang merambat dari titik A ke titik B dinyatakan dengan y = 20 sin 20pit – 2,5x, dimana x dan y dalam cm. Besar kecepatan getar sebuah titik yang berjarak 2pi/3 cm dari titik A bila titik A telah bergetar 1/10 detik adalah … Pembahasan Dari persamaan gelombang $$y = 20sin \left {20\pi t – 2,5x} \right$$ Jika kita substitusi nilai x = 2$\pi $/3 ke dalam persamaan di atas maka kita akan memperoleh persamaan yang menyatakan posisi titik x = 2$\pi $/3 setiap saat. Pahami bahwa titik x = 2$\pi $/3 ini, seperti halnya titik-titik lainnya akan selalu bergetar selama gelombang merambat. Jadi $$y = 20sin \left {20\pi t – 2,5 \cdot \frac{{2\pi }}{3}} \right = 20sin \left {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right$$ Jika posisi sebagai fungsi dari waktu kita ketahui maka kita dapat memperoleh kecepatan dengan mendiferensialkan persamaan posisi di atas terhadap waktu, yaitu $$v = \frac{{dy}}{{dt}} = \frac{d}{{dt}}\left {20sin \left[ {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right]} \right = 400\pi cos \left {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right$$ Untuk t = 1/10 detik, maka $$v = 400\pi cos \left {20\pi \cdot \frac{1}{{10}} – \frac{{5\pi }}{3}} \right = 400\pi cos \frac{\pi }{3} = 200\pi \ {\rm{cm/s}}$$ Soal UN Fisika 2017 no. 30 Suatu gelombang stasioner memenuhi persamaan y = 0,4 sin 4$\pi $x sin 80$\pi $ t dengan x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Jarak simpul ketiga, keempat, dan kelima dari ujung pantul adalah …. Pembahasan Dari persamaan gelombang $$y = 0,4sin 4\pi x\ sin 80\pi \ t$$ Titik-titik simpul akan didapatkan pada saat $$sin 4\pi x = 0$$ Yang akan terpenuhi saat x = 0, x = ¼ , x = ½ , x = ¾, x = 1, x = 5/4, … Nilai x = 0 adalah simpul pertama ujung pantul, x = ¼ adalah titik simpul kedua, x = ½ adalah titik simpul ketiga, dan seterusnya. Sehingga jarak titik simpul ketiga adalah x = 1/2 = 0,5 m untuk simpul keempat x = 3/4 = 0,75 m, dan simpul kelima x = 1 m. Soal UN Fisika 2017 no. 31 Perhatikan gambar di bawah ini! Benda m ditarik dengan gaya F sejauh 10 cm lalu dilepaskan sehingga terjadi getaran dengan perioda 4 sekon. Grafik hubungan antara panjang simpangan terhadap waktu adalah … Pembahasan Pertama-tama balok berada pada jarak 10 cm kemudian dilepaskan. Grafik yang menunjukkan keadaan awal ini adalah gambar A sehingga semua opsi yang lain pasti salah. Perioda getaran adalah 4 sekon. Karena perioda adalah waktu yang diperlukan untuk bergerak dari sebuah kedudukan awal dan kembali ke kedudukan awal tersebut, maka hal tersebut ditunjukkan dalam opsi A. Bagaimana, mudah bukan? Soal FisikaDi laman ini, kamu bisa mendapatkan kumpulan soal-soal UN SMA untuk pelajaran Fisika dari tahun 2008-2017. Kumpulan soal ini bisa kamu download semuanya dalam format PDF. Selain itu, kamu juga bisa langsung menonton video pembahasan jawaban setiap soalnya dengan memasukkan kode konten soal ke kolom search box di homepage Asiknya lagi, kamu juga bisa juga mencoba menyelesaikan soal-soal prediksi UN SMA Fisika sebagai sarana latihan soal untuk persiapan UN. Soal Tahun 2017Soal Tahun 2010Soal Tahun 2009Soal Tahun 2008 - Set 1Soal Tahun 2008 - Set 2 Dua buah pelat besi diukur dengan menggunakan jangka sorong, hasilnya digambarkan sebagai berikut Selisih tebal kedua pelat besi tersebut adalah … A. 0,3 mm B. 0,6 mm C. 0,7 mm D. 0,8 mn E. 1,7 mm Penyelesaian Pengukuran 1 SU 2,4 cm, SN 0,01 cm Hasil pengukuran 2,4 + 0,01 = 2,41 cm Pengukuran 2 SU 2,2 cm, SN = 0,04 cm Hasil pengukuran 2,2 + 0,04 = 2,24 cm Selisih pengukuran = 2,41-2,24 = 0,17 cm = 1,7 mm Kunci Jawaban E 2. Sebuah benda mula-mula dititik A0,0 kemudian bergerak selama 2 sekon ke titik B4,2. Selanjutnya bergerak lagi selama 3 sekon ke titik C8,6. Kecepatan rata- rata gerak benda adalah …. A. 1 ms-1 B. 1,5 ms-1 C. 2 ms-1 D. 2 V2 ms-1 E. 4,75 Penyelesaian Kunci Jawaban C 3. Sebuah mobil mula-mula bergerak lurus dengan kecepatan konstan 72 km/jam selama 20 sekon kemudian dipercepat dengan percepatan 3 selama 10 sekon dan diperlambat dengan perlambatan 5 hingga mobil berhenti. Bentuk grafik kecepatan v terhadap waktu t perjalanan mobil tersebut adalah … Penyelesain Grafik pertama GLB dengan kecepatan konstan 72 km/jam = 20 m/s selama 20 sekon Grafik kedua GLBB dengan percepatan 3 m/s2 selama 10 sekon Vt = Vo + = 20 + = 50 m/s grafik naik Grafik ketiga dengan perlambatan 5 m/s2 hingga berhenti vt = 0 Vt = Vo – 0 = 50 – -50 = -5t t = 10 s grafik turun Kunci Jawaban B 4. Perhatikan tabel data kecepatan dari tiga benda yang bergerak lurus berikut! Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa benda yang mengalami percepatan terbesar dalam selang waktu tertentu adalah … A. Benda A untuk t = 2 s sampai t = 4 s B. Benda B untuk t = 2 s sampai t = 4 s C. Benda B untuk t = 4 s sampai t = 6 s D. Benda C untuk t = 2 s sampai t = 4 s E. Benda C untuk t = 4 s sampai t = 6 s Penyelesaian A. Vo = 3 m/s Vt = 14 m/s t = 4-2 = 2 s a = vt-vo/t = 14-3/2 = 11/2 = 5,5 m/s2 B. Vo = 5 m/s Vt = 9 m/s t = 4-2 = 2 s a = 9-5/2 = 2 m/s2 C. Vo = 9 m/s Vt = 13 m/s t = 6-4 = 2 s a = 13-9/2 = 2 m/s2 D. Vo = 6 m/s Vt = 10 m/s t = 4-2 = 2 s a = 10-6/2 = 2 m/s2 E. Vo = 10 Vt = 14 t = 6-4 = 2 s a = 14-10/2 = 2 m/s2 Kunci Jawaban A 5. Perhatikan gambar berikut ! Jari-jari roda A = 30 cm, roda B = 40 cm, roda C = 25 cm, dan roda D = 50 cm. roda B berputar dengan kecepatan anguler 50 kecepatan anguler roda D adalah … A. 80 B. 60 C. 50 D. 40 E. 30 6. Seorang pembalap mobil sedang melintasi tikungan miring dengan kemiringan ɵ dan jari-jarinya 12 m. kecepatan maksimum mobil 6 maka nilai tan ɵ adalah … A. 2/3 B. 5/10 C. 3/10 D. 2/11 E. 1/12 7. Sebuah bola dilempar dengan sudut elevasi 30⁰ menempuh lintasan parabola seperti terlihat pada gambar. Percepatan grafitasi 10 maka perbandingan percepatan di titik A,B, dan C adalah … Penyelesaian Gerak parabola adalah gabungan GLB horisontal dan GLBB vertikal Vox = Vo. cos 30° Voy = 30° Vy = Voy – Saat di titik A t =1 s Vx = Vo . Cos 30° = 60. 1/2 √3 = 30√3 m/s Vy = 30° – = – = 30 – 10 = 20 m/s v = √ Vx² + Vy² = √30√3² + 20² = √2700+400 =√3100 m/s Saat di titik B t = 2 s Vx = 30√3 m/s Vy = 30 – = 10 m/s V = √30√3² +10² =√2700+100 =√2800 m/s Saat di titik C t = 3s Vx =30√3 m/s Vy = =0 m/s V = √ 30√3² + 0 = √2700 m/s Jadi perbandingan kecepatan di A B C adalah √3100 √2800 √2700 atau √31√28√27 Kunci jawaban E 8. Sebuah partikel yang bergerak keatas memenuhi persamaan y = 8t – t2 dengan y dan t masing-masing dalam satuan meter dan sekon. Kecepatan benda saat t = 2 sekon adalah …. A. 2 B. 4 C. 8 D. 12 E. 16 Penyelesaian V = dy/dt = 8-2t Untuk t = 2s maka V = = 4 m/s Kunci Jawaban C 9. Sebuah balok bermassa 1 kg meluncur pada bidang miring kasar dari keadaan diam seperti gambar. Setelah menempuh jarak 3,75 m, kecepatan balok = 7,5 Diketahui g = 10 koefisien gesekan kinetis 3/16 dan tan O = 3/4 , maka besar gaya tahan F agar balok berhenti tepat di kaki bidang miring adalah … A. 3,75 N B. 5,75 N C. 7,50 N D. 9,50 N E. 12,00 N Penyelesaian Uraikan dahulu gaya² yg ada Ek = F + Fg – w . sin a. s 1/2 . m. v² = F + Myu. N – sin a. s 1/2 . 1. 7,5² = F + 3/16. cos a – sin a. s 28,125 = F + 3/16. 1. 10. 4/ 7,5 = F + 1,5 – 6 F = 12 N Kunci Jawaban = E 10. Balok A dan B dengan massa masing-masing 8 kg dan 5 kg dihubungkan dengan tali melalui katrol seperti gambar. Koefisien gesekan statis dan kinetis antara balok dengan lantai adalah 0,5 dan 0,3 g = 10 Balok C yang massanya 4 kg kemudian diletakkan diatas balok A maka… A. tegangan tali sistem menjadi lebih kecil dari semula B. tegangan tali sistem menjadi dua kali semula C. sistem balok menjadi diam D. sistem balok bergerak dengan percepatan setengah kali semula E. sistem balok bergerak dengan percepatan dua kali semula Penyelesaian Cek dahulu gaya gesek statis benda A dan C Gaya normal pada A & C Nac = Wac Nac = 120 N Maka gaya gesek statis pada A & C Fs = Ms. Nac = 0,5 . 120 = 60 N Karena Fs > wb maka sistem dalam keadaan diam Kunci Jawaban C 11. Sebuah benda berbentuk balok dicelupkan dalam cairan A yang massa jenisnya 900 ternyata bagiannya muncul diatas permukaan. Berapa bagian dari balok tersebut yang muncul jika cairan diganti dengan cairan B yang massa jenisnya ? A. 1/3 bagian B. 4/9 bagian C. 1/2 bagian D. 5/9 bagian E. 3/4 bagian Penyelesaian Fa = = m = m = 600V Untuk fluida dengan rho = 1200 kg/m³ Fa = = rho. g. V2 600V = 1200. V2 V2 = 1/2 V Kunci Jawaban C 12. Perhatikan gambar alat penyemprot nyamuk pada gambar dibawah ini ! Ketika batang penghisap M ditekan, udara dipaksa keluar dari tabung pompa dengan kecepatan v melalui lubang pada ujungnya. P menyatakan tekanan dan v menyatakan kecepatan alir cairan obat nyamuk, maka pernyataan yang benar dari prinsip kerja penyemprot nyamuk tersebut adalah… A. P1 P2, maka v1 v2 D. P1 > P2, maka v1 > v2 E. P1 = P2, maka v1 = v2 Penyelesaian Pada tabung pitot syarat supaya bisa menyemprotkan fluida adalah P1>P2 dan v1 IB B. LA = LB C. IA > IB C. LA > LB D. IA TB, diletakkan di dalam ruang tertutup yang bersuhu T dimana TB TB T suhu ruangan TA > T > TB Sehingga suhu benda A akan mengalami penurunan dan suhu benda B akan mengalami peningkatan. Kunci Jawaban E 23. Sebanyak 75 gram air yang suhunya 200C dicampurkan dengan 50 gram air yang suhunya tak diketahui. Jika suhu akhir campuran 400C, maka suhu air 50 gram mula-mula adalah … A. 700C B. 500C C. 400C D. 300C E. 200C Penyelesaian Untuk mempermudah menuliskan delta T Tt – tc – Tr = Tt – 40 – Tr sehingga delta T lepas Tt – 40 delta T serap 40 – 20 = 20 C Q lepas = Q serap m. c. T = m. c. T 50 Tt – 40 = 75. 20 Tt = 70 C Kunci Jawaban A 24. Tiga batang konduktor P, Q, dan R dari jenis berbeda memiliki panjang dan luas penampang sama disambungkan seperti gambar. Suhu T1 = 20 0C dan T4 = 90 0C, koefisien konduksi kP = 2 kQ = 4 kR, maka suhu T2 dan T3 adalah … A. T2 = 40 0C , T3 = 75 0C B. T2 = 40 0C , T3 = 60 0C C. T2 = 35 0C , T3 = 65 0C D. T2 = 30 0C , T3 = 50 0C E. T2 = 30 0C , T3 = 40 0C Penyelesaian Untuk mempermudah menentukan T maka T4 – T3 – T2 – T1 = 90 – T3 – T2 – 20 dan kP = 2 kQ = 4 kR lihat logam P dan Q Kp = 2 Kq Hp = Hq Kp. A. T / d = Kq. A. T / d Karena ukuran sama maka Kp. T = Kq. T 2. Kq. T2-T1 = Kq. T3-T2 2 T2 – 2 .20 = T3 – T2 -T3 + 3 T2 = 40 …..pers 1 Lihat logam Q dan R Kq = 2 Kr Kq. T3 – T2 = Kr. T4 – T3 2 Kr T3 – T2 = Kr T4 – T3 2 T3 – 2 T2 = 90 – T3 3 T3 – 2 T2 = 90 ….pers 2 Eliminasi pers 1 & 2 -T3 + 3 T2 = 40 x 3 —> -3 T3 + 9 T2 = 120 3 T3 – 2 T2 = 90 —> 3 T3 – 2 T2 = 90 + 7 T2 = 210 Jadi T2 = 30 °C Substitusi T2 = 30 C ke pers 1 -T3 + 3. 30 = 40 T3 = 50 °C Kunci Jawaban D 25. Volume gas ideal didalam ruang tertutup diperkecil kali semula dalam proses isothermis, maka tekanannya menjadi…… A. 1/4 kali semula B. 1/2 kali semula C. 1 kali semula D. 2 kali semula E. 4 kali semula Penyelesaian Isothermal = suhu konstan, V2 = 1/2 V1 P1. V1 = P2. V2 P1. V1 = P2. 1/2 V1 P2 = 2. P1 Kunci Jawaban D 26. Pada percobaan pegas, beban yang massanya berbeda-beda digantung pada ujung pegas kemudian diukur pertambahan panjang pegas. Data hasil percobaan tampak sebagai berikut No Massa beban gram Pertambahan panjang cm 1 100 2 2 200 4 3 300 6 4 400 8 5 500 10 Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa…… A. Semakin besar beban, semakin kecil pertambahan panjang B. Semakin besar gaya, semakin besar pertambahan panjang C. Semakin besar gaya, semakin kecil pertambahan panjang D. Konstanta pegas berbanding lurus dengan pertambahan panjang E. Konstanta pegas berbanding terbalik dengan gaya Penyelesaian Menurut hukum Hooke F = k.x x = F/k Jadi x sebanding dengan gaya Kunci jawaban B 27. Mikroskop dengan fokus lensa objektif 1 cm dan okuler 10cm digunakan untuk mengamati sebuah benda kecil. Saat pengamatan dengan mata tanpa akomodasi, jarak lensa objektif dan okuler adalah 21cm. Pengamatan kemudian diubahdengan mata berakomodasi maksimum Sn= 30cm, maka jarak lensa objektif dan okuler sekarang adalah…… A. 23,5cm B. 21,0 cm C. 18,5 cm D. 15,0 cm E. 13,5 cm Penyelesaian Fob = 1 cm Fok = 10 cm Saat mata relax Sok = Fok panjang mikroskop d = 21 cm d = S’ob + Fok S’ob = 21 – 10 = 11 cm Saat mata berakomodasi S’ok = -Sn S’ok = -30 cm 1/Fok = 1/Sok + 1/S’ok atau Sok = – S’ok = 10.-30 /10 – -30 = -300 / 40 = -7,5 cm Jadi panjang mikroskop d = S’ob + Sok = 11 + 7,5 = 18,5 cm Kunci Jawaban C 28. Perhatikan gambar berikut ! Balok dihubungkan dengan pegas dan ditarik sejauh 4cm lalu dilepaskan sehingga sistem bergetar harmonik. Dalam waktu 10 sekon terjadi 5 getaran, maka grafik hubungan simpangan dengan waktu getar yang benar adalah…. Penyelesaian Dari soal nampak amplitudo = 4 cm Periode = waktu untuk menempuh satu gelombang T = t/n = 10/5 = 2 sekon Grafik yang memenuhi adalah C Kunci Jawaban C 29. Dua gabus berjarak 3 m terapung dipuncak gelombang air laut. Terdapat dua lembah antara keduanya dan energi gelombang membutuhkan waktu 6 sekon untuk berpindah dari gabus satu ke yang kedua. Kecepatan rambat dan panjang gelombangnya berturut-turut adalah….. A. 1 m/s dan 6 m B. 1 m/s dan 3 m C. 0,5 m/s dan 6 m D, 0,5 m/s dan 3m E. 0,5 m/s dan 1,5 m Dari ulasan cerita soal antara dua gabus terbentuk 2 gelombang Panjang gelombang = l/n = 3/2 = 1,5m Periode T = t/n = 6/2 = 3 sekon Cepat rambat gelombang v = Panjang gelombang/T = 1,5/3 = 0,5 m/s Kunci Jawaban E 30. Persamaan gelombang stasioner pada dawai gitar y = 40 sin 20 π x cos 60 π t. Dengan x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Dari persamaan tersebut letak perut kesatu, kedua, dan ketiga dari titik pantul berjarak…… A. 2cm, 6 cm, dan 10 cm B. 2,5 cm, 7,5 cm, dan 12,5 cm C. 3 cm, 9 cm, dan 15 cm D. 7 cm, 21 cm, dan 35 cm E. 10 cm, 30 cm, dan 50 cm Penyelesaian Dari pers gelombang nampak bilangan gelombang k = 20π k = 2π/Lamda Jadi panjang gelombang Lamda 2,5 cm Letak perut kesatu n=0 Xp = 2n+1 = = 2,5 cm Letak perut kedua n=1 Xp = 10 = 7,5 cm Letak perut ketiga n=1 Xp = + 1 = 12,5 cm Kunci Jawaban B 31. Daya yang dihasilkan dari bunyi mesin diesel pada jarak R sebesar 10 π watt dan taraf intensitas bunyi yang terdengar sebesar 70 dB. Intensitas ambang bunyi 10-¹² watt/m², maka jarak R tersebut dari mesin diesel adalah…… A. 0,5 km B. 1,0 km C. 1,5 km D. 2,5 km E. 3,0 km Penyelesaian TI = 10. log I/Io 70 = 10. log I/10-¹² 7 = log I/10-¹² log 10^7 = log I/10-¹² 10^7 = I/10-¹² I = 10^-5 W/m² I = P/A 10^-5 = 10π/ R² = ¼. 10^6 R = ½. 10³ R = 500 m = 0,5 km Kunci Jawaban A 32. Seberkas cahaya dilewatkan pada kisi difraksi dengan 200 celah/cm, akan dihasilkan garis pita terang kedua pada layar berjarak 6mm dari terang pusat. Kisi difraksi kemudian diganti dengan 500 celah/cm, maka jarak pita terang ke-6 pada layar mempunyai jarak dari terang pusat adalah….. A. 6 mm B. 12 mm C. 16 mm D. 24 mm E. 45 mm Penyelesaian N1 = 200 celah/cm N2 = 500 celah/cm n1 = 2 n2 = 6 P1 = 6 mm P2 = …? = n. Lamda 1/N . p/l = n. Lamda p = n. Lamda. N. l Maka p sebanding dengan n dan N P1/P2 = n1. N1/ 6/P2 = P2 = 180/4 = 45 mm Kunci Jawaban E 33. Perhatikan rangkaian berikut! Besar daya pada hambatan 2 adalah… A. 2 watt B. 4 watt C. 5 watt D. 6 watt E. 9 watt Penyelesaian Eliminasi + = 4 ….x1 + = 4 …X2 + = 4 + = 12 -16. I2 = -8 I2 = ½ A I1 = ½ A I3 = I1 +I2 I3 = ½ + ½ = 1 A P3 = I3². R3= 1². 2 = 2 Watt Kunci jawaban A 34. Perhatikan gambar rangkaian 5 lampu identik berikut! Lampu identik F dipasang pada kawat antara P dan Q. Bagaimana keadaan nyala lima lampu pada rangkaian listrik tersebut? A. Lampu D dan E menyala lebih terang dari semula. B. Lampu A, B, dan C menyala lebih terang dari semula. C.. Lampu D dan E lebih terang daripada A, B, dan C. D. Lampu D dan E lebih redup dari semula. E. Lampu D dan E sama terangnya dengan keadaan awalnya. Penyelesaian Ketika dalam rangkaian ditambah hambatan maka arus listrik akan mengecil sehingga lampu D dan E akan meredup karena arus listrik mengecil Kunci jawaban D 35. Dua benda bermuatan listrik Q1 dan Q2 berjarak r cm menimbulkan gaya tolak menolak sebesar 10 newton. Kemudian muatan Q1 digeser sehinggan gaya yang timbul menjadi 40 newton. Konstanta k = maka muatan Q1 harus dipindahkan sebesar…. A. 1/2 r menjauhi Q2 B. 1/2 r mendekati Q2 C. 1 r menjauhi Q2 D. 2 r mendekati Q2 E. 3 r menjauhi Q2 Penyelesaian F1 = 10 N R1 = r F2 = 40 N R2 = ….? F = k. F sebanding dengan 1/r² Jadi F1/F2 = r2²/r1² 10/40 = r2²/r1² R2 = ½ R1 Kunci Jawaban B 36. Sebuah elektron bermuatan q = -1,6 x 10-19 C dan bermassa m = 9 x 10-31 kg dilepaskan dari katoda menuju anoda diantara dua keping logam yang berjarak 80 cm dengan beda potensial antar keping volt. Jika elektron bergerak dari keadaan diam maka gaya yang digunakan untuk menggerakkan elektron sampai di anoda adalah….. A. 1 . 10-15 newton B. 2 . 10-15 newton C. 5 . 10-15 newton D. 8 . 10-15 newton E. 4 . 10-14 newton Penyelesaian F = q. E = q. V/r = 1,6. 10^-19. 5000/0,8 = 1. 10^-15 N Kunci Jawaban A 37. Perhatikan gambar berikut! Dua kawat lurus sejajar berarus listrik i1 = 2A dan i2 = 3A terpisah pada jarak a seperti pada gambar. Sebuah kawat penghantar lurus yang lain 3 berarus listrik akan diletakkan di sekitar kedua kawat sehingga kawat tidak mengalami gaya magnetik. Kawat 3 tersebut harus diletakkan pada jarak….. A. 0,5 a di kiri kawat 1 B. a di kiri kawat 1 C. 2 a di kiri kawat 1 D. a di kanan kawat 2 E. 2 a di kanan kawat 2 Pembahasan Untuk dua kawat berarus listrik yang berlawanan maka kawat berarus listrik yang ketiga terletak diluar keduanya dan dekat dengan kawat berarus kecil yaitu I1 = 2A F13 =F23 I1/x = I2/a+x 2/x = 3/a+x 2a+2x = 3x x = 2a jadi kawat ketiga diletakkan 2a di kiri kawat 1 Kunci Jawaban C 38. Sebuah trafo step down memiliki tegangan primer 220 volt dan tegangan sekunder 110 volt. Pada kumparan primer mengalir arus 3 ampere dan trafo memiliki efisiensi 60%, daya yang hilang akibat panas atau penyebab lainnya adalah….. A. 264 watt B. 396 watt C. 464 watt D. 482 watt E. 660 watt Pembahasan Philang = Pin – Pout = Pin – eff. Pin = 1-eff = 1-0,6 220 . 3 = 264 watt Kunci Jawaban A 39. Pada reaksi inti maka x adalah…. A. sinar α B. sinar β C. sinar ϒ D. sinar x E. proton Pembahasan Berdasarkan hukum kekekalan massa dan kekekalan muatan maka x adalah 4 He 2 atau 4 alpha 2 Kunci Jawaban A 40. Peluruhan massa zat radioaktif X memenuhi grafik massa m terhadap waktu t seperti gambar berikut. Berdasarkan grafik, konstanta peluruhan λ zat radioaktif tersebut adalah….. A. 0,116 s-1 B. 0,230 s-1 C. 0,345 s-1 D. 0,560 s-1 E. 0,693 s-1 Pembahasan Dari grafik nampak bahwa waktu paruh T1/2 = 6 s konstanta peluruhan lamda = 0,693/T λ = 0,693/T1/2 = 0,693/6 = 0,1155 =0,116 /s Kunci Jawaban A Semoga bermanfaat, mohon maaf jika ada kesalahan, siap menerima kritik dan saran yang membangun…. Aku Memilih Bahagia….

soal un sma 2017 fisika