amirulmei wulandari o4 xi iis-3teks ekslanasi kompleksapa itu teks eksplanasi kompleks ?Teks eksplanasi adalah teks yang menerangkan atau menjelaskan mengenai proses atau fenomena alam maupun sosial.Struktur 1. Judul 2. Pernyataan umum 3. Penjelas 4. Penutup/simpulanCiri kebahasaan 1. Memuat istilah 2. Menggunakan konjungsi yang menunjukkan hubungan sebab Menulisteks eksplanasi berdasarkan struktur dan kebahasaan 47 Bahasa Indonesia from MATH 2031 at Bandung Institute of Technology Fenomena atau peristiwa tersebut, seperti hujan deras, gempa bumi, angin puting beliung, dan yang lainnya. Selain itu, kita sering pula mendengar peristiwa-peristiwa yang Informasi tentang peristiwa atau WebDataskripsibab3keperawatan Browse By Category Strukturteks eksplanasi tentang sngin puting beliung - 2102005 fatmawatiarman1 fatmawatiarman1 18.02.2015 B. Indonesia Sekolah Menengah Atas Pernyataan umum : angin puting beliung adalah angin yang berputar pada kecepatan lebih dari 63 km yang bergerak secara garis kurus, angin puting beliung terjadi karena perbedaan suhu udara yang sangat ContohTeks Eksplanasi Bencana Alam; Angin puting beliung adalah angin dengan kecepatan putaran lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dari permukaan tanah. Fenomena ini dapat berlangsung maksimal 5 menit. Bencana alam ini dapat terjadi pada siang atau sore hati di musim pancaroba. ContohTeks Eksplanasi tentang Tsunami, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung. 8. Fakta Digunakan Sebagai Alat Konkritasi. Ciri ciri teks eksposisi lainnya adalah menggunakan fakta sebagai alat konkritasi dalam menyajikan ilmu pengetahuan. FFbXP. Angin Puting Beliung Angin puting beliung biasanya terjadi pada musim pancaroba. Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan durasi maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah Angin Leysus, di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih banyak sebutan lainnya. Angin jenis ini yang ada di Amerika, yaitu Tornado, mempunyai kecepatan hingga 320 km/jam dan berdiameter 500 meter. Kebanyakan angin puting beliung mempunyai kecepatan sekitar 175 km/jam, dengan lebar 250 kaki 75 meter, dan bergerak beberapa kilometer sebelum "lenyap". Walau bagaimanapun, setengah puting beliung memiliki kecepatan sekitar 480 km/jam, dengan lebar lebih dari 1,6 kilometer, dan bisa bergerak melebihi 100 kilometer. Terjadinya angin puting beliung disebabkan oleh udara panas dan dingin ketika bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga karena di dalam awan terjadi arus udara naik yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke puncak awan. Ketika siang hari, suhu udara memanas, pengap, dan awan hitam mengumpul akibat radiasi matahari. Awan tumbuh secara vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Tanda-tanda kemunculan angin puting beliung juga dapat dipelajari, seperti beberapa contoh berikut. 1. Biasanya kalau ada suhu udara sangat panas terutama satu hari sebelumnya, udara panas pada malam hari ini patut diwaspadai karena kalau tidak hujan, ada angin kencang. 2. Jika di sekitar rumah kita banyak pohon, coba amati dan perhatikan pepohonan tersebut, apakah ada dahan atau ranting yang sudah bergoyang sangat cepat. Biasanya tidak akan lama lagi hujan dan angin kencang pun akan tiba. 3. Udara dingin terasa disekitar kita ketika langit gelap gulita, mendung, berwarna hitam gelap, dan pepohonan sudah menampakkan bergoyang. Dampak dari angin puting beliung sangatlah beragam. Mulai dari rusaknya rumah dan infrastruktur daerah, rusaknya kebun – kebun warga , kerugian material, puing – puing bangunan dan sampah yang terbawa puting beliung menjadi berserakan, hingga timbulnya korban jiwa. Sungguh bencana yang sangat menakutkan dan mendatangkan banyak kerusakan kepada apa saja yang disentuhnya. Teks Esplanasi bencana alam tentang Angin Puting Beliung Angin Puting Beliung adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Angin Puting Beliung muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing. Penyebab Terjadinya Angin Puting Beliung disebabkan karena Udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung. Selain itu juga karena didalam awan terjadi arus udara naik ke atas yang kuat. Hujan belum turun, titik-titik air maupun Kristal es masih tertahan oleh arus udara yang naik ke atas puncak awan. Proses terjadinya angin puting beliung, biasanya terjadi pada musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari di siang hari tumbuh awaDenpasar vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Kebanyakan puting beliung mempunyai angin selaju 175 km/j atau kurang, dengan lebar 250 kaki 75 meter, dan bergerak beberapa kilometer sebelum "lenyap". Walau bagaimanapun, setengah puting beliung mempunyai angin selaju 480 km/j, dengan lebar lebih daripada km, dan boleh bergerak melebihi 100 kilometer. Angin puting beliung juga mengakibatkan rusaknya rumah dan infrastuktur daerah,menimbulkan korban jiwa, rusaknya kebun – kebun warga , kerugian material , banyak puing – puing dan sampah yang terbawa Puting beliung seringkali terjadi semasa hujan deras diserta petir angin kuat dan mendatangkan banyak kerusakan kepada apasaja yang disentuhnya. Satu tahun, banyak nyawa yang menjadi korban akibat puting beliung. By Sri Chandra Pawitri ☺ SMPN 3 Denpasar / SMAN 2 Denpasar VII G / XI IPA 7 Uploaded bymuh irsan 0% found this document useful 0 votes7 views6 pagesCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes7 views6 pagesTeks Eksplanasi Tentang Angin Puting BeliungUploaded bymuh irsan Full descriptionJump to Page You are on page 1of 6Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Yoo para pembaca kali ini saya akan membagikan contoh singkat teks eksplanasi tentang Bencana Alam Angin Puting Beliung beserta strukturnya yang merupakan salah satu materi pembelajaran bahasa indonesia yang mungkin teman-teman butuhkan untuk mengerjakan tugas. Nah tanpa perlu banyak basa basi lagi simaklah beberapa contoh dari teks eksplanasi singkat dibawah ini. Contoh Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung Beserta Strukturnya Pernyataan Umum Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung ini adalah angin leysus, didaerah Sumatera disebut angin Bahorok. Angin jenis ini yang ada di Amerika disebut angin Tornado mempunyai kecepatan sampai 320 kkm/jam dan berdiamter 500 meter. Deretan Penjelas Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pad amusim pancaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa aja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yagn terlewati terangkat dan terlempar. Gejala awal angin puting beliung yang perlu diketahui untuk menambah kewaspadaan adalah udara yang terasa panas hingga menyebabkan gerah, di langit ada pertumbuhan awan putih yang membentuk gelombang berlapis-lapis, diantara banyaknya awn kumulus tersebut, ada salah satu jenis awan yang memiliki batas tepi dengan warna abu-abu yang sangat jelas. Awan tersebut tampak menjulang tinggi yang jika dilihat akan berbentuk mirip dengan bunga kol, awan berubah warna secara tiba-tiba dari warna putih menjadi warna hitam pekat layaknya awan comulonimbus, ketika angin kencang akan datang, ranting, pohon, serta daun bergoyang tertiup angin masyarakat harus selallu waspada terutama pada periode durasi pembentukan awan hingga fase awan punah. Hal ini biasanya berlangsung sekitar 1 jam. Ada beberapa dampak angin puting beliung yang dapat menimbulkan banyak sekali kerusakan yang tidak ringan bahkan ada yang menimbulkan kerugian, yaitu kerusakan pada rumah serta infrastruktur pada suatu daerah, dalam kasusu puting beliung ada beberapa kasus yang menimbulkan korban jiwa, menimbulkan kerugian material, merusak kebun-kebun warga, menciptakan banyak puing-puing dari kerusakan materi serta sampah yang berserakan, dapat menganggu jalannya ekonomi. Interpretasi Untuk mengantisipasi terjadinya angin puting beliung serta keamanan bagi diri sendiri dan keluarga, ada baiknya mengenali tanda-tanda yang menandakan angin puting beliung. Selain itu harus terus waspada dengan melakukan hal-hal seperti mengenali dengan betul tempat anda tinggal, melakukan penghijauan, membuat hunian yang permanen dan kuat, membuat tempat perlindungan dibawah. Nah itulah dia contoh singkat teks eksplanasi tentang angin puting beliung lengkap dengan strukturnya, semoga dapat membantu teman-teman pembaca semuanya – Angin puting beliung adalah angin kencang dengan gerakan berputar yang berasal dari awan kumulonimbus. Angin puting beliung memiliki kecepatan lebih dari 64,4 km per jam dengan durasi atau waktu kerjadiannya 5 menit dan terjadi di wilayah yang tidak luas. Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, angin puting beliung adalah angin tornado berukuran kecil yang terjadi di nama angin puting beliung dibeberapa kota berbeda-beda. Di Jawa, angin puting beliung disebut dengan angin leysus atau angiin puyuh. Sedangkan di SUmatera angin Bahorok. Baca juga Angin Fohn Pengertian dan Jenisnya Penyebab dan proses terjadinya Dikutip dari buku Pintar Penanggulangan Angin Puting Beliung 2021 oleh Wahyudi, bencana angin puting beliung sering terjadi di pada musim pancaroba, terutama pada siang dan sore hari. Hal ini terjadi akibat banyaknya pembentukan awan tidak semua awan kumulonimbus menyebabkan pembentukan angin puting beliung. Angin puting beliung terjadi karena adanya gesekan antara arus udara yang naik dan turun. Terdapat fase atau tahapan dalam proses pembentukan angin puting beliung, berikut penjelasannya Fase tumbuh Pada fase tumbuh atau fase pertama ini, terdapat arus udara di dalam awan dengan tekanan yang cukup kuat, naik ke atas. Di fase ini, titik air masih tertahan oleh arus udara yang terus bergerak menuju puncak awan. Fase dewasa Di fase ini, mulai terjadi hujan karena arus udara tidak lagi menahan titik-titik air. Hujan yang turun menyebabkan gesekan antara arus udara yang naik, dan udara yang turun. Gesekan tersebut kemudian membentuk pusaran yang semakin lama, semakin cepat. Pusaran angin inilah yang kita sebut angin puting beliung. Sesuai dengan proses pembentukannya, angin ini terjadi saat hujan turun. Baca juga Syarat Lokasi yang Tepat untuk Kincir Angin

teks eksplanasi tentang angin puting beliung